.
Dalam karnaval ini semuanya diterjemahkan secara bebas dan kreatif ke dalam desain busana, musik , gerak dan ekspresi sekitar 550 peserta terdiri dari pelajar , mahasiswa dan umum. Mereka umumnya tidak menempuh pendidikan di bidang fashion dan memperoleh pelatihan berbagai ketrampilan serta pembekalan secara gratis selama 6 bulan dan berhak untuk mengikuti kompetisi memperebutkan 75 trophy yang disediakan.
Peserta tampil dengan rancangan sendiri dengan fashion run way dan fashion dance di catwalk berupa jalan raya sepanjang 3,6 km ditonton sekitar 200 ribu. Kegiatan yang dilakukan komunitas remaja ini bertujuan mewujudkan impian menjadikan Jember sebagai” Kota Karnaval Fashion Dunia “ dan pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian rakyat banyak khususnya di sektor industri kreatif.kata Dynand Fariz Presiden JFC dalam website resmi JFC
Tidak salah jika gelaran yang diadakan tiap agustus ini dapat dijadikan magnet penarik devisa negara dari sektor pariwisata karena cukup mendapat antusias penonton, hal ini dapat dibuktikan dengan padatnya penonton baik domesti maupun mancanegara sepanjang jalan jalan protokol yang di lalui karnaval dengan konsekuensi kemacetan yang hampir tejadi di seantero kota yang disebapkan ditutupnya jalan jalan protokol.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar